facebook twitter tumblr instagram linkedin

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

  • Aliyah
  • Banner
  • bimbingan
  • blog
  • browsing
  • curhat
  • elektronik
  • email
  • Februari
  • Ginseng
  • inbox
  • Instrumentasi
  • Intreraksi
  • Januari
  • konseling
  • Konsultasi
  • Korea
  • kurikulum
  • Madrasah
  • MAN Puruk Cahu
  • media
  • online
  • Pekerjaan
  • Pengabdian
  • Profesional
  • promosi
  • prosedur
  • Sore
  • space
  • Syarat
  • Tae Kwon Do
  • Tiga
Flag Counter
blog-indonesia.com

Popular Posts

  • Materi TIK Kelas X Sub Bab IV : Manajemen File
    Windows Explorer dapat digunakan untuk mengelola hasil kerja Anda. File yang Anda hasilkan dapat diatur dalam  folder tertentu sehingga mem...
  • Tugas Ke 3 Kelas X.D
    Memuat...
  • Angket Untuk kelas X
    Sumber gambar klik  di sini Di bawah ini tersedia link untuk angket masing - masing kelas X, silahkan klik sesuai kelas kalian sendiri. ...
  • Home
  • Features
    • Multi DropDown
      • DropDown 1
      • DropDown 2
      • DropDown 3
    • ShortCodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Learn Blogging
  • Documentation
    • Web Documentation
    • Video Documentation
  • Download This Template

Pendidikan dan Info Sepakbola

Pengertian hubungan konseling secara umum dipakai oleh semua kaum profesional yang melayani manusia, seperti profesi konselor, pekerja sosial, dokter dan sebagainya. Hubungan konseling adalah hubungan yang membantu, artinya pembimbing berusaha si terbimbing agar tumbuh, berkembang, sejahtera, mandiri.

Shertzer dan Stone (1980) mendefinisikan hubungan konseling yaitu : "Interaksi antara seorang dengan orang lain yang dapat menunjang dan memudahkan secara positif bagi perbaikan orang tersebut".

Rogers mendefinisikan hubungan konseling sebagai: " Hubungan seorang dengan orang lain yang datang dengan maksud tertentu."

Benjamin, dan Serzter & Stone (1980) mengartikan hubungan konseling adalah interaksi antara seorang profesional dengan klien, dengan syarat bahwa profesional itu mempunyai waktu.

Jika dilukiskan hubungan konseling yang dilakukan profesional yaitu antara konselor-klien maka hubungan seperti itu dapat pula dikembangkan pada berbagai profesi dan hubungan dalam kehidupan, seperti kedokteran, perusahaan, keluarga, sekolah, pelatih, dan sebagainya.

Sumber :

Willis, Sofyan S. 2004. Konseling Individual Teori dan Praktek. Bandung : CV Alfabeta
Menunjang kelancaran pemberian layanan-layanan perlu dilakukan berbagai kegiatan pendukung, dalam hal ini terdapat lima jenis kegiatan pendukung bimbingan dan konseling.
  1. Aplikasi Insrumentasi
  2. Himpunan Data
  3. Kunjungan Rumah
  4. Konferensi Kasus
  5. Alih Tangan kasus
Aplikasi instrumentasi  merupakan kegiatan untuk mengumpulkan data dan keterangan tentang peserta didik, tentang lingkungan peserta didik dan lingkungan lainnya, yang dapat dilakukan dengan  menggunakan berbagai instrumen, baik tes maupun non tes, dengan tujuan untuk memahami peserta didik dengan segala karakteristiknya dan memahami karakteristik lingkungan. Adapun contohnya antara lain: kartu panggilan, informasi bimbingan, kartu konsultasi, angket pilihan jurusan, laporan kunjungan rumah, undangan dan undangan konsultasi.

Himpunan data merupakan merupakan kegiatan untuk menghimpun seluruh data dan keterangan yang relevan dengan keperluan pengembangan peserta didik. Himpunan data diselenggarakan secara berkelanjutan, sistematik, komprehensif, terpadu dan sifatnya tertutup.

Kunjungan rumah merupakan kegiatan untuk memperoleh data, keterangan, kemudahan, an komitmen bagi terentaskannya permasalahan peserta didik melalui kunjungan rumah klien. Kerja sama dengan orang tua sangat diperlukan, dengan tujuan untuk memperoleh keterangan dan membangun komitmen dari pihak orang tua/keluarga untuk mengentaskan permasalahan klien.

Konferensi kasus merupakan kegiatan untuk membahas permasalahan peserta didik dalam suatu pertemuan yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan keterangan, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya permasalahan klien. Pertemuan konferensi kasus bersifat terbatas dan tertutup. Tujuan konferensi kasus adalah untuk memperoleh keterangan dan membangun komitmen dari pihak yang terkait dan memiliki pengaruh kuat terhadap klien dalam rangka pengentasan permasalahan klien.

Alih tangan kasus merupakan kegiatan untuk memperoleh penanganan yang lebih tepat dan tuntas atas permasalahan yang dialami klien dengan memindahkan penanganan kasus ke pihak lain yang lebih kompeten, seperti kepada guru mata pelajaran atau konselor, dokter serta ahli lainnya, dengan tujuan agar peserta didik dapat memperoleh penanganan yang lebih tepat dan tuntas atas permasalahan yang dihadapinya melalui pihak yang lebih kompeten.

Sumber : Modul 4 Bidang Bimbingan dan Satuan Pendukung oleh Dra. Restu widajati 
               pada Workshop Pengembangan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling   
               Berbais Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Apa sih e-bikons FR itu ? Semakin pesatnya kebutuhan masyarakat akan media informasi yang praktis dan diakses di manapun dan kapanpun. Selain itu pemanfaatan media informasi melalui jaringan internet sangat ditekankan dewasa ini, apalagi pada tahun ajaran baru nanti yakni 2014/2015 MAN Puruk Cahu akan menerapkan sistem kurikulum baru yang namanya sudah kita kenal yakni Kurikulum 2013. Secara garis besarnya kurikulum itu menekankan kepada tenaga pengajar dan pendidik untuk memanfaatkan media teknologi dan informasi dalam melaksanakan tugasnya. Terinspirasi dari hal tersebut maka saya selaku Guru Bimbingan Konseling MAN Puruk Cahu berinisiatif melakukan sesuatu yang baru dalam hal menyampaikan informasi bimbingan dan konseling.

Melalui jaringan internet dapat mempermudah sebagian kegiatan layanan bimbingan dan sangat efisien untuk menekan biaya. Sebagai contoh di sekolah seorang guru BK di samping harus memanggil siswa ketika ada masalah dan lain sebagainya, dia juga harus mencari permasalahan seluruh siswa tersebut tanpa harus menunggu gejalanya muncul ke permukaan. Salah satu cara untuk melakukan hal tersebut adalah dengan menyebarkan instrumen seperti angket kepada seluruh siswa yang ada di sekolah. Pemanfaatan media online dapat menekan biaya hingga 80% daripada langsung membagi lembaran-lembaran instrumen kepada peserta didik yang ada di sekolah.

Kembali ke e-bikons FR tadi, e-bikons  merupakan singkatan dari Elektronik Bimbingan Konseling dan FR adalah inisial saya sebagai admin dari blog ini yakni FAISAL RAHMAN. Saya berharap siswa merasa terbantu dengan terobosan baru ini.
Older Posts

Subscribe Us

About


Hello, There!

Vix no volumus ocurreret maiestatis, quaeque alienum eum te, semper principes deseru



LET’S BE FRIENDS

Trending

How to Plan your Trip the Right Way
@INSTAGRAM

Don’t Miss

Nullam eta curss tellus sapien. Nam nec eltum elit. Pellent esque habitant morbi tristique sene ctus et netus emalesuaac turpis egestas...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

YouTube channel

youtube image
Created By SoraTemplates | Distributed by GooyaabiTemplates